Target 30 November, Pemborong Bangunan Gedung Islamic Center Terancam Didenda

(foto gedung Islamic Center di Jepara kota)


InilahBean.com - Jepara, 


Pembangunan gedung Islamic Centre Jepara sedianya ditarget rampung 30 November lalu. Namun, karena masih ada komponen fasade yang belum terpasang, pembangunannya masih berlanjut. Penyedia jasa atau disebut pemborong bangunan/proyek pun terancam di denda, Jum'at (3/11/2021).


Baca juga : 

Mau Coba? Inilah Resep Cara Membuat Adon Adon Coro Khas Jepara


Terkait fasade yang menghiasi bagian depan gedung, memang menjadi salah satu kendala dalam pembangunan gedung tersebut. Sebab ada perubahan desain, sehingga mempengaruhi waktu pembangunan.


Baca juga : 

Perempuan Jepara Sangat Berani Bercerai, Kenapa? Inilah Penyebabnya..


Semula pembangunan gedung tersebut, ditarget rampung 14 November lalu. Setelah adanya perubahan desain fasade, ada adendum perpanjangan pelaksanaan pekerjaan. Yang mestinya sampai 14 November diadendum sampai 30 November. ”Ternyata saat dicek pada 30 November belum selesai juga. Kurang sedikit,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ary Bachtiar melalui Kabid Cipta Karya Endro Wahyu Purwanto.


Baca juga : 

Bejat, Gadis 11 Tahun Disetubuhi Hingga 7 Kali di Klaten


Meski begitu, dirinya menegaskan pembangunan gedung Islamic Centre telah rampung untuk tahun ini. Tersisa pemasangan fasade yang belum. Karena penyedia tidak bisa menyelesaikan sesuai target, bakal terancam denda. Besaran dendanya 1/1.000 dari nilai kontrak. Besaran nilai anggaran pembangunan gedung tersebut Rp 2 miliar. Sehingga, ancaman denda bagi penyedia jasanya sekitar Rp 2 juta per hari. ”Tinggal melihat berapa lama proses pemasangannya. Harusnya tidak lama. Tapi kalau santai-santai, argonya terus berputar,” tandas Endro.


Baca juga : 

Ternyata Memalukan, Open BO, Selingkuh dan Gay Ditandai Mudahnya Penularan HIV/Aids di Pabrik Wilayah Jepara


Pembangunan gedung tersebut, rencananya akan kembali dilanjutkan tahun depan. Karena anggaran yang dibutuhkan agar gedung tersebut siap pakai sekitar Rp 3 miliar. Untuk itu, tahun depan DPUPR berencana mengajukan anggaran Rp 1 miliar untuk melanjutkan pembangunan gedung tersebut.


Baca juga : 

Tuntut UMK Naik 16%, Aksi Buruh di Jawa tengah Ancam Geruduk ke Istana Presiden

Baca juga : 

Inilah Daftar UMK se-Jawa tengah untuk Tahun 2022


Gedung Islamic Centre dibangun di Jalan Kartini, Jepara. Tepat di selatan Masjid Agung Jepara. Gedung tersebut diproyeksikan untuk memfasilitasi ormas Islam yang ada di Jepara. Rencananya ada kantor untuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jepara dan Baznas. Selain itu, adapula koperasi.***


Tag :